Please wait...
Pastikan anda tersambung pada koneksi internet

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Palangka Raya (FKIP UPR) awalnya bernama IKIP Bandung Cabang Palangka Raya, yang didirikan berdasarkan Keputusan Menteri PTIP Nomor 1165/H/IV/1963 pada tanggal 13 November 1963, bersamaan dengan berdirinya Universitas Palangka Raya. Saat itu, IKIP Bandung Cabang Palangka Raya terdiri dari dua fakultas, yaitu Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) dan Fakultas Keguruan Ilmu Sosial (FKIS). Pada tahun 1982, melalui Keputusan Presiden Nomor 67/1982 tertanggal 7 September 1982, kedua fakultas tersebut digabung menjadi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UPR. Dalam penggabungan ini, nama jurusan diubah menjadi program studi, dengan beberapa jurusan membawahi beberapa program studi. Pada awalnya, hanya ada dua jurusan yang diakui, yaitu Jurusan Ilmu Pendidikan dan Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni. Saat ini, Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni memiliki tiga program studi, yaitu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, serta Pendidikan Seni Drama, Tari, dan Musik (Sendratasik).

Program Studi Bahasa, Sastra Indonesia, dan Daerah FKIP UPR mulai dibuka pada tahun 1984 untuk jenjang Diploma Tiga (D3), dan setahun kemudian jenjang Diploma Dua (D2) didirikan sesuai dengan kebutuhan guru sekolah menengah di Provinsi Kalimantan Tengah. Namun, karena kebutuhan nasional untuk guru lulusan diploma dianggap telah terpenuhi, sejak tahun akademik 1993/1994, program studi ini tidak lagi menerima mahasiswa diploma dan mulai membuka penerimaan mahasiswa jenjang S1. Pada tahun 2009, melalui Keputusan Rektor UPR Nomor 226/H24/AK/2009, program studi ini resmi bernama Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.

Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia memiliki peran penting dalam mencetak tenaga pendidik yang kompeten untuk memenuhi kebutuhan pengajaran bahasa dan sastra di berbagai tingkatan pendidikan di Indonesia, khususnya di Kalimantan Tengah.